Home Artikel Bangun Motivasi Untuk Capai Sukses


Bangun Motivasi Untuk Capai Sukses PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 19 January 2010 09:49

 

Bangun Motivasi Untuk Capai Sukses

 

Untuk mempercepat sukses dalam berbisnis seorang pengusaha selain harus memilikiki motivasi tinggi juga harus mau berinventasi waktu, tenaga pikiran dan dana.

 

Ditengah era pasar bebas persaingan baik kecil maupun besar tak bisa dihindari. “Sekarang ini mana ada orang berbisnis tanpa menghadapi persaingan. Saya kira itu mustahil. Persaingan sudah tidak bisa lagi kita cegah atau hindari, suka atau tidak suka, ya, harus kita hadapi,” ujar lan Dawson, motivator yangjuga direktur Succes Motivation International (SMI) pada presentasinya di Jakarta, beberapa waktu laku.

Memang, disatu sisi persaingan mengakibatkan yang lemah akan tersingkir atau mati. Tapi disisi lain dengan adanya persaingan mendorong para pelaku bisnis untuk terus menerus memperbaiki kerja, melakukan motivasi, mencari pasar baru dan lain sebagainya. Yang akhirnya perusahaan bisa bertahan dan maju.

Sebaliknya bagi anda yang tidak mau menghadapi persaingan jangan harap bisnis stsu perusahaan akan sukses dan menjadi besar. Namun begitu, untuk bisa besar ditengah persaingan yang makin seru, seorang pengusaha tidak bisa lagi hanya mengandalkan dana yang besar atau pasar yang sudah ada. Diluar itu harus memiliki motivasi yang besar pula. Tentu saja motivasi yang besar itu harus dibarengi dengan investasi, mulai dari uang, waktu, tenaga, dalam hal ini kerja keras dan pikiran. Contoh, jika anda seorang pengusaha yang bergerak di bisnis resto maka motivasi utamanya adalah bagaimana resto bisa maju dan berkembang dengan banyak cabang. Sementara itu jika anda selaku investor pada perusahaan waralaba, motivasinya adalah bagaimana franchise yang anda beli cepat kembali modal dan memberikan keuntungan.

Maka motivasi yang sudah ditetapkan harus dibarengi dengan membuat langkah – langkah nyata, seperti menyediakan waktu lebih banyak untuk mengelola perusahaan, rela kerja keras (melebihi jam kerja), rajin melakukan pendekatan dan komunikasi ke konsumen agar menjadi pelanggan setia. Curahkan semua pikiran dengan membuat terobosan pemasaran, mencari resep masakan baru, membuat target atau usaha atau rencana usaha jangka pendek, menengah atau panjang.

Rasa percaya diri

Tanpa memiliki motivasi, seorang pengusaha akan mengalami kesulitan melakukan perubahan kearah yang lebih maju. Namun demikian, lanjut Ian Dawson, adakalanya motivasi sudah besar tetapi kemudian pudar oleh karena muncul ketidakpercayaan diri. Ketidakpercayaan muncul mungkin karena banyak orang yang mengkritik atau mengejek apa yang kita mimpikan. “Ketidakpercayaan merupakan penyakit yang kerap muncul pada diri seorang perngusaha. Yang berakibat menurunkan mental untuk mencapai sukses”, tegasnya.

Belum lagi hambatan lain yangjuga bisa melenturkan motivasi orang untuk sukses. Mulai dari masalah geografis, adat istiadat dan lain – lain. Maka untuk menghilangkan hambatan – hambatan dan ketidakpercayaan tersebut, yang harus dilakukan seorang pengusaha adalah, memantapkan kembali pada visi, misi, rencana, terget dan program kerja yang telah dibuat. ”Yangterpenting lagi jangan pedulikan ucapan orang lain yang mengejek atau mengkritik mimpi – mimpi kita,” ujar Ian Dawson. (Majalah Pebisnis Edisi 8 Desember 2005)

 

Last Updated on Friday, 12 March 2010 16:51
 

Berita Update

  • 23.02.10

     

    Dukung pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Klining Servis demi profesionalisme kita bersama

    Read more...

Ads

  • Advertising
  • Advertising

Statistics

Content View Hits : 14663
, Powered by Joomla!; Joomla templates by SG web hosting