Home / Latar Belakang SKKNI-Klining Servis

Latar Belakang SKKNI-Klining Servis

Kebersihan merupakan kebutuhan yang paling hakiki bagi setiap insan hidup. Tidak ada seorangpun manusia yang tidak menyukai kebersihan dan keindahan. Namun dilain pihak, kebersihan di Indonesia masih banyak yang belum memenuhi standar kebersihan yang kita inginkan. Banyak gedung-gedung, bangunan, jalan-jalan, tempat-tempat umum, sarana ibadah, moda transporasi darat, laut dan udara serta lingkungan yang jauh dari bersih bahkan mengundang penyakit dan mengganggu kenyamanan.

Banyak gedung-gedung yang dibangun dan sarana umum yang tersedia karena pertumbuhan ekonomi yang pesat serta persaingan usaha yang begitu ketat dan kompetitif menjadikan pengelola gedung dan sarana umum lainnya harus cermat dan teliti dalam memilih perusahaan jasa klining servis untuk mengelola kebersihan yang ada di gedung/bangunan/lingkungan.

Pada hakikatnya pelaksanaan pemeliharaan dan sistem kebersihan yang diterapkan bertujuan untuk menjaga dan memperpanjang usia pemakaian gedung dan menciptakan kenyamanan. Sehingga alih-alih menjaga dan memperpanjang usia gedung, karena kesalahan dalam memilih dan menyeleksi secara tepat, akhirnya pengelola gedung mendapatkan perusahaan yang tidak kompeten dan handal serta mengundang komplain dari pengguna jasa.
Dilain pihak, dengan adanya kemungkinan rencana pembukaan secara global tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia dalam bidang Klining Servis, jika tenaga kerja Indonesia tidak disiapkan dari segi pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang dimiliki, tidak dipungkiri akan adanya persaingan tenaga kerja dan akan mengakibatkan tersingkirnya tenaga kerja Indonesia di negaranya sendiri. Menghadapi hal tersebut, semua negara termasuk Indonesia sedang dan telah berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusianya melalui standarisasi dan sertifikasi kompetensi di berbagai sektor.

Untuk hal ini diperlukan kerjasama dunia usaha/industri, pemerintah dan lembaga diklat baik formal maupun non formal untuk merumuskan suatu standar kompetensi yang bersifat nasional khususnya pada Sektor jasa kebersihan/klining servis.

Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) adalah uraian kemampuan yang mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja minimal yang harus dimiliki seseorang untuk menduduki jabatan tertentu yang berlaku secara nasional. Dengan dirumuskannya SKKNI untuk klining servis ini terjadi suatu hubungan timbal balik antara dunia usaha dan penggunaan jasa dengan lembaga diklat yaitu dapat merumuskan standar kebutuhan kualifikasi SDM yang diinginkan, untuk menjamin kesinambungan usaha atau industri serta memberikan kualitas pelayanan terbaik bagi pengguna. Sedangkan pihak lembaga diklat akan menggunakan SKKNI sebagai acuan dalam mengembangkan program dan kurikulum pendidikan dan pelatihan. Sementara pihak pemerintah menggunakan SKKNI sebagai acuan dalam merumuskan kebijakan dalam pengembangan SDM secara makro.